Alhamdulillah UN 2016 sudah terlewati, memulai dengan ujian nasional berbasis komputer memang luar biasa. Ketika dicanangkan UN berbasis komputer rasanya seperti diluar kemampuan. Sesuatu yang baru dan berubah dari kebiasaan membutuhkan semangat dan tekad yang kuat, selain kerjasama dan dukungan penuh dari seluruh warga sekolah.

Sekali lagi UN 2016 terlewati dengan segala senyum pahit dan manis, tetapi menjadi sesuatu banget. Ternyata dalam pelaksanaannya UN berbasis komputer tidak terlalu ribet dibanding dengan berbasis kertas. Pengawas lebih mudah dan tidak perlu takut ada kerusakan dari ljk siswa. Tapi memang waktu yang dibutuhkan lebih panjang, karena satu mata pelajaran dibagi dalam 3 sesi.

Yup, perubahan kadang membawa kesenangan atau kegetiran, tapi tanpa perubahan hanya kemonotonan yang berakibat penurunan kualitas.

Hanya Allah SWT yang Maha Kuasa atas kehendak Nya lah semua dapat terlaksana….

19 April 2016